Ini Penjelasannya

1. Varietas Premium dengan Kualitas Rasa Tak Tertandingi

Musang King terkenal dengan rasa manis-pahit khas, kremi, dan daging tebal.
Black Thorn bahkan lebih eksklusif—teksturnya super lembut, legit, dan memiliki lapisan rasa kompleks yang jarang ditemukan di varietas lain.

Kualitas rasa yang konsisten inilah yang membuat dua durian ini menjadi favorit di pasar internasional, terutama Singapura, China, dan Timur Tengah.

2. Pohonnya Tidak Mudah Berbuah

Tak banyak yang tahu, pohon Musang King dan Black Thorn membutuhkan:

Black Thorn bahkan termasuk varietas yang paling sulit dibudidayakan.
Semakin sedikit panen, semakin tinggi harganya.

3.Proses Sortasi dan Standar Kualitas Sangat Ketat

Sebelum masuk pasar premium, durian Musang King dan Black Thorn harus lolos beberapa tahap:

Hanya durian terbaik yang layak dipasarkan—sisanya tidak masuk kategori premium, sehingga jumlah yang dijual terbatas.

4.Permintaan Tinggi, Produksi Terbatas

Ini alasan paling kuat!

Musang King dan Black Thorn sangat populer di luar negeri. Permintaan ekspor meningkat tiap tahun, tapi produksinya tidak bisa serta-merta bertambah karena menanam durian butuh waktu panjang, hingga bertahun-tahun.

Hukum ekonomi berlaku: permintaan naik, stok terbatas → harga otomatis melambung.

5.Biaya Panen & Distribusi Tinggi

Durian premium membutuhkan:

Semua proses menjaga kualitas ini tentu berpengaruh pada harga akhir.

Kesimpulan

Harga Musang King dan Black Thorn bukan semata-mata karena “nama besar”, tetapi karena:

✔ mutu rasa premium
✔ pohon sulit berbuah
✔ proses sortasi ketat
✔ permintaan tinggi
✔ biaya panen & distribusi besar

Tidak heran kalau dua varietas ini menjadi bintang utama di dunia durian dan tetap jadi incaran para pecinta durian sejati.

📞 WhatsApp: +62 858-8068-0564
🌐 Website: merindurian.com
📸 Instagram: @merin_durian
🎵 TikTok: @merindurian1
▶️ YouTube: Merindurian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *